Su – Field Analisis

Dalam metodologi pengembangan produk dengan menggunakan TRIZ kita dapat menemukan cara memodelkan perancangan produk dengan menggunakan Substance Field Modeling. Hasil dari model tersebut digunakan untuk mengetahui bagaimana elemen dalam sistem tersebut berinteraksi untuk menghasilkan kontradiksi atau menetapkan hubungan (Silverstein, DeCarlo dan Slocum, 2008).

Secara sederhana berikut pengertian mengenai Su – Field:

Sumber daya substance merupakan Material yang menghasilkan teknis untuk lingkungannya (Contoh : gas buang mobil). Sumber daya energy (field) merupakan Beberapa medan atau aliran energi dimana berada atau dihasilkan dalam teknik dan lingkungannya atau dapat digantikan oleh subsistem.

Secara umum, dalam TRIZ substance merupakan penggambaran dari sebuah objek. Substance merupakan objek dari beberapa tingkatan dari kompleksitas, dapat berupa item tunggal atau sistem kompleks (dapat berupa keseluruhan sistem, subsistem atau item tunggal).

Su-Field Analysis merupakan tool analitik untuk memodelkan permasalahan yang berhubungan terhadap sistem teknologi yang ada. Setiap sistem dibuat berdasarkan performansi beberapa fungsi. Fungsi yang diinginkan merupakan output dari sebuah objek (substance “S1”), yang disebabkan oleh objek lain (S2) dengan bantuan dari beberapa cara (tipe energi) (Savransky 2000).

Aksi atau cara yang dilakukan disebut field. Field, merupakan bentuk dari energi, memberikan beberapa energi, kekuatan atau reaksi untuk menjamin terciptanya efek.  Efek dapat berupa output S1 atau output dari informasi Field. Field dapat berupa fisika (elektromagnetik, grafitasi, dll) atau berupa panas, kimia, mekanik, cahaya, dll.

Su-Field Analysis menyediakan model sederhana yang dapat dengan mudah digunakan untuk mempertimbangkan beberapa ide berbeda yang digambarkan atas dasar ilmu pengetahuan. Su-Field Analysis digunakan untuk mendeskripsikan permasalahan. Dalam TRIZ model tersebut digunakan untuk merepresentasikan solusi standar. Format yang berbeda dipilih untuk merepresentasikan esensi dari solusi standar. Informasi yang diperlukan dalam menganalisa adalah informasi mengenai bagaimana proses terjadinya perubahan fisik (Savransky 2000).

Tool ini digunakan untuk memperjelas area yang menjadi perhatian. Analisa dapat digunakan pada sistem sebaik tingkatan komponen, hal ini sering terjadi pada interface antara 2 substances. Untuk sistem yang kompleks, 2 substances dan sebuah  field penting dan membatasi untuk mendefinisikan bagaimana sistem bekerja.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.